Kamis, 30 Juli 2009
Motto
Money Less, Fun MoreItu adalah kata2 yang mencerminkan kelompok kita. Dengan dana nyaris Rp.0,00- kami berhasil membuat film dengan hasil meminjam dari orang2 yang dermawan.Dalam membuat film kami memikirkan apakah film yang dibuat dapat membuat yang melihat terhibur atau tidak. Maka dari itu kami yang notabennya suka humor lebih memilih untuk tema yang lucu tapi tepat sasaran. Small movie, big action.
Seleksi Pamover
Pamover kini telah merambah....Kami selain membuat film juga membuat sticker, pamflet dan juga asesoris lainnya untuk para penikmat film kami (Daponerz). Kami juga bersedia bila ada yang memita bantuan kami untuk take saat hajatan, sunatan, pernikahan atau lainnya.Kami juga akan mengadakan seleksi buat anak kelas 10, karena kami sudah kelas 11 maka kami memutuskan untuk mencari bibit2 unggul agar kegiatan ini tetap berjalan.Seleksi akan diberikan kepada anak2 terpilih dan yang memiliki spirit dalam berkarya. Mereka akan diseleksi oleh crew kami seperti Koen, Izal, Anji, Rifqi, Faiz, Robert, dan Mamet. Seleksi memiliki jangkauan seperti peralatan apa yang bisa di gunakan, pengetahuan tentang film, film inspirasi mereka, serta beberapa tes untuk mengetahui seberapa humor atau kreatif mereka dalam membuat film.
Dzunnurain Shippuden
DZUNNURAIN SHIPPUDEN
Ini adalah film kedua kami. kami mengambil kata shippuden karena sebagian dari kami penggila Naruto dan ini adalah kelanjutan dari Dzunnurain Movie.
Kami mengambil lokasi Dieng (sambil liburan) karena salah satu objek wisata kebanggaan Banjarnegara. Kami pergi dengan uang yang pas2an karena sebenarnya film ini tentang perjalanan 4 orang anak yang ingin melanjutkan sekolah ke SMK N 1 Bawang.Kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki dari Dieng menuju SMK N 1 Bawang. Tanpa uang sepersen pun kami melanjutkan perjalanan. Di tengah2 perjalanan kami sempat bertemu dengan petani kentang. Niatnya kami mau membeli kentang sebanyak Rp. 3.000 tapi justru kami diberi 2 kantong plastik besar kentang gratis. Terima kasih banyak kepada petani itu. Karena hari semakin sore kami untuk mencari tumpangan. Dan kami mendapat tumpangan. Kami merasa terharu ternyata masih banyak orang baik di dunia. Untuk membalas jasanya kami memberi uang dan sebagian kentang kami kepada pak supir tapi dia menolaknya. Lalu akhirnya dia mengambil sebagian kentangnya dan juga sticker PAMOVER sebagai kenang2an dari kami....
Tidak lupa pula kami berterima kasih kepada Bu Fika yang memberikan sumberdaya untuk kami serta Pak Novian yang meminjamkan kameranya dengan sukarela sehingga kami bisa menyelesaikan film kami (Dzunnurain Movie dan Dzunnurain Shippuden), serta Pak Julianto yang telah membatu kami memindahkan data.....TERIMA KASIH BANYAK.....!!!!!!!
Ini adalah film kedua kami. kami mengambil kata shippuden karena sebagian dari kami penggila Naruto dan ini adalah kelanjutan dari Dzunnurain Movie.
Kami mengambil lokasi Dieng (sambil liburan) karena salah satu objek wisata kebanggaan Banjarnegara. Kami pergi dengan uang yang pas2an karena sebenarnya film ini tentang perjalanan 4 orang anak yang ingin melanjutkan sekolah ke SMK N 1 Bawang.Kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki dari Dieng menuju SMK N 1 Bawang. Tanpa uang sepersen pun kami melanjutkan perjalanan. Di tengah2 perjalanan kami sempat bertemu dengan petani kentang. Niatnya kami mau membeli kentang sebanyak Rp. 3.000 tapi justru kami diberi 2 kantong plastik besar kentang gratis. Terima kasih banyak kepada petani itu. Karena hari semakin sore kami untuk mencari tumpangan. Dan kami mendapat tumpangan. Kami merasa terharu ternyata masih banyak orang baik di dunia. Untuk membalas jasanya kami memberi uang dan sebagian kentang kami kepada pak supir tapi dia menolaknya. Lalu akhirnya dia mengambil sebagian kentangnya dan juga sticker PAMOVER sebagai kenang2an dari kami....
Tidak lupa pula kami berterima kasih kepada Bu Fika yang memberikan sumberdaya untuk kami serta Pak Novian yang meminjamkan kameranya dengan sukarela sehingga kami bisa menyelesaikan film kami (Dzunnurain Movie dan Dzunnurain Shippuden), serta Pak Julianto yang telah membatu kami memindahkan data.....TERIMA KASIH BANYAK.....!!!!!!!
Sabtu, 25 Juli 2009
Dzunnurain Movie
Bercerita tentang 4 orang anak yaitu Obet, Q'ki, Anji, Izal yang berandal. Mereka mencoba untuk menjajal barang haram narkoba...pertama mereka mendapat uang dari Fachur lalu mereka membeli narkoba...saat mereka kehabizan uang mereka menceburkan diri ke sungai saat mereka sakaw...dan pada akhirnya mereka ditolong oleh anak2 Pramuka SMK N 1 Bawang. Sehingga mereka sadar akan perbuatannya.
Klo loe liat filmnya ga monoton ....
Malah karerna kami tergolong gila di sekolahan maka kami membuat film ini penuh rasa humor....
liat aja deh...
Klo loe liat filmnya ga monoton ....
Malah karerna kami tergolong gila di sekolahan maka kami membuat film ini penuh rasa humor....
liat aja deh...
asal usul Pamover
Pamover berasal dari kata Parikesit movie maker...
Parikesit adalah nama tokoh wayang...
Parikesit movie maker didirikan oleh Faiz, Izal, Robert, Koen, dan Anji...
Ketika itu ada lomba/kompetisi film TKPP Film Competition di UNSOED
dengan tema narkoba...akhirnya kami sepakat ikut dan membuat sebuah film pendek berjudul Dzunnurain movie...dan alhamdulillah dapat juara 3.
LUMAYAN
Berawal dari coba2 akhirnya kita sepakat membentuk comunity agar dapat berjalan kedepannya...
Oh ya buat para crew pamover disebut Daponerz..
Parikesit adalah nama tokoh wayang...
Parikesit movie maker didirikan oleh Faiz, Izal, Robert, Koen, dan Anji...
Ketika itu ada lomba/kompetisi film TKPP Film Competition di UNSOED
dengan tema narkoba...akhirnya kami sepakat ikut dan membuat sebuah film pendek berjudul Dzunnurain movie...dan alhamdulillah dapat juara 3.
LUMAYAN
Berawal dari coba2 akhirnya kita sepakat membentuk comunity agar dapat berjalan kedepannya...
Oh ya buat para crew pamover disebut Daponerz..
Langganan:
Postingan (Atom)